DFD, Flowchart And ERD

Tuesday, June 25, 2013

DFD, Flowchart And ERD

DFD
Pengertian Data Flow Diagram (DFD)
Data Flow Diagram atau sering disingkat DFD adalah perangkat-perangkat analisis dan perancangan yang terstruktur sehingga memungkinkan peng-analis sistem memahami sistem dan subsistem secara visual sebagai suatu rangkaian aliran data yang saling berkaitan.

                                                        gambar Simbol-simbol dalam DFD

  •    Entitas  biasanya diberi nama dengan kata benda.
  •   Aliran data merupakan perpindahan data dari satu titik ke titik yang lain (penggambarannya dengan    cara kepala tanda panah mengarah ke tujuan datanya.
  •   Proses biasanya selalu menunjukkan suatu perubahan data dan terjadinya proses transformasi data.
  •   Penyimpanan Data (data store) diberi nama dengan kata benda, sesuai dengan data yang disimpan didalamnya.

Didalam DFD terdapat 3 level, yaitu :
1. Diagram Konteks : menggambarkan satu lingkaran besar yang dapat mewakili seluruh proses yang terdapat di dalam suatu sistem. Merupakan tingkatan tertinggi dalam DFD dan biasanya diberi nomor 0 (nol). Semua entitas eksternal yang ditunjukkan pada diagram konteks berikut aliran-aliran data utama menuju dan dari sistem. Diagram ini sama sekali tidak memuat penyimpanan data dan tampak sederhana untuk diciptakan.
2. Diagram Nol (diagram level-1) : merupakan satu lingkaran besar  yang mewakili lingkaran-lingkaran kecil yang ada di dalamnya. Merupakan pemecahan dari diagram Konteks ke diagram Nol. di dalam diagram ini memuat penyimpanan data.
3. Diagram Rinci : merupakan diagram yang menguraikan proses apa yang ada dalam diagram Nol.

Fungsi DFD
Fungsi dari Data Flow Diagram adalah :

  •     Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.
  •     DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.
  •     DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

Contoh DFD





Flow Chart

Pengertian Flow Chart

        Salah satu alternatif  dari Stratification Diagram adalah Flow Chart. Flow Chart merupakan gambaran atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses berserta instansinya.
Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu, sedangkan hubungan antara proses digambarkan dengan garis pendukung. Flow Chart  juga didefinisikan sebagai penyajian yang sistematis tentang proses dan logika dari kegiatan penanganan informasi atau penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur. Flow Chart menolong untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian. 

Cara Membuat Flow Chart
        Jika akan membuat flow Chart, ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, seperti : 
1.    Flow Chart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
2.    Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.
3.    Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas.
4.    Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja, misalkan Melakukan penggandaan.
5.    Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.
6.    Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus ditelusuri dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem.
7.    Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.
Simbol Flow Chart
         Simbol-simbol standard yang biasa digunakan untuk membuat Flow Chart diantaranya sebagaimana tampak dalam gamber di bawah ini:


Jenis-jenis Flowchart
    Ada lima macam bagan alir yang akan dibahas di modul ini, yaitu sebagai berikut:
1. Bagan alir sistem (systems flowchart). 
Merupakan bagan yang menunjukkan alur kerja atau apa yang sedang dikerjakan di dalam system secara keseluruhan dan menjelaskan urutan dari prosedur-prosedur yang ada dalam system.

2. Bagan alir dokumen (document flowchart). 
Menelusuri alur dari data yang ditulis melalui system. Fungsi utamanya untuk menelusuri alur form dan laporan system dari satu bagian ke bagian yang lain.

3. Bagan alir skematik (schematic flowchart). 
Mirip dengan Flowchart system yang menggambarkan suatu system atau prosedur.

4. Bagan alir program (program flowchart). 
Merupakan keterangan yang lebih rinci tentang bagaimana setiap langkah program atau prosedur dilaksanakan.
5. Bagan alir proses (process flowchart). 
Merupakan teknik penggambaran rekayasa industrial yang memecah dan menganalisis langkah selanjutnya dari sebuah sistem.

Contoh Flowchart


ERD 

  •   Entity Relationship Diagram (ERD)

-   Model data menggunakan beberapa notasi untuk menggambarkan data dalam konteks entitas dan hubungan yang dideskripsikan oleh data tersebut.
-   suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data 

  •  Komponen ERD

1)      Entitas (Entity)
-       Entitas merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999: 30).
-       Kelompok orang, tempat, benda, peristiwa, atau konsep tentang apa yang kita butuhkan untuk menangkap dan menyimpan data.
-     Simbol dari entiti ini biasanya digambarkan dengan persegi panjang.
2)      Atribut (Attribute)
-       Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain.
-       Gambar atribut diwakili oleh simbol elips. 

3)      Relasi (Relationship)
- Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda.
-  Relasi yang terjadi diantara dua himpunan entitas (misalnya A dan B) dalam satu basis data yaitu (Abdul Kadir, 2002: 48) :

1). Satu ke satu (One to one)
Hubungan relasi satu ke satu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B.

2). Satu ke banyak (One to many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap entitas pada entitas B dapat berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A

3). Banyak ke banyak (Many to many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B.

4)      Kardinalitas (Kardinality)
Merepresentasikan banyaknya partisipasi sebuah entitas pada suatu relasi



5)      Modalitas (Modality)
Contoh
Setiap departemen setidaknya harus memiliki seorang pegawai.
Seorang pegawai yang tidak harus termasuk dalam
sebuah Departemen menunjukkan modalitas parsial.
Departemen Memiliki Pegawai
1 N
Departemen Memiliki Pegawai
0..1 1..*


  •  Contoh ERD

a)     Model Fully Atribute – ERD



b)  Sample Entity Relationship Diagram (ERD)  



Sumber:

Whitten,Bentley,Dittman,Systems Analysis And Design Methods, 6th Edition,McGraw-Hill 
http://7enius.wordpress.com/2012/03/11/pengertian-fungsi-dan-contoh-dari-data-flow-diagramdfd/
https://sites.google.com/site/kelolakualitas/Flowchart-Pengertian-Cara-Membuat-simbol-Jenis-dan-Contoh-Flowchart
http://nickizoner.blogspot.com/2013/04/pengertian-flowchart.html
http://fasilkomueu21.blogspot.com/2012/11/pengertian-erd.html

Kesimpulan dan Saran

Tuesday, December 4, 2012


      KESIMPULAN

Di dunia ini banyak hal yang memiliki dualisme yang kedua sisinya saling berlawanan. Seperti teknologi informasi dan komunikasi, hal ini diyakini sebagai hasil karya cipta peradaban manusia tertinggi pada zaman ini. Namun karena keberadaannya yang bagai memiliki dua mata pisau yang saling berlawanan, satu mata pisau dapat menjadi manfaat bagi banyak orang, sedangkan mata pisau lainnya dapat menjadi sumber kerugian bagi yang lain, banyak pihak yang memilih untuk tidak berinteraksi dengan teknologi informasi dan komunikasi. Sebagai manusia yang beradab, dalam menyikapi dan menggunakan teknologi ini, mestinya kita dapat memilah mana yang baik, benar dan bermanfaat bagi sesama, kemudian mengambilnya sebagai penyambung mata rantai kebaikan terhadap sesama, kita juga mesti pandai melihat mana yang buruk dan merugikan bagi orang lain untuk selanjutnya kita menghindari atau memberantasnya jika hal itu ada di hadapan kita.
    
      SARAN

Cybercrime adalah bentuk kejahatan yang mestinya kita hindari atau kita berantas keberadaannya. Cyberlaw adalah salah satu perangkat yang dipakai oleh suatu negara untuk melawan dan mengendalikan kejahatan dunia maya (cybercrime) khususnya dalam hal kasus cybercrime yang sedang tumbuh di wilayah negara tersebut. Seperti layaknya pelanggar hukum dan penegak hukum.
Demikian makalah ini kami susun dengan usaha yang maksimal dari tim kami, kami mengharapkan yang terbaik bagi kami dalam penyusunan makalah ini maupun bagi para pembaca semoga dapat mengambil manfaat dengan bertambahnya wawasan dan pengetahuan baru setelah membaca tulisan yang ada pada makalah ini. Namun demikian, sebagai manusia biasa kami menyadari keterbatasan kami dalam segala hal termasuk dalam penyusunan makalah ini, maka dari itu kami mengharapkan kritik atau saran yang membangun demi terciptanya penyusunan makalah yang lebih sempurna di masa yang akan datang. Atas segala perhatiannya kami haturkan terimakasih.

Cyber Law


Perlunya CYBER LAW

Perkembangan teknologi yang sangat pesat ,membutuhkan pengaturan hukum yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi  tersebut. Sayangnya,hingga saat ini banyak Negara belum memiliki perundang-undangan khusus di bidang teknologi informasi ,baik dalam aspek pidana maupun perdatanya.

Permasalahan yang sering muncul adalah bagaimana menjaring berbagai kejahatan computer dikaitkan dengan ketentuan pidana yang berlaku karna  ketentun pidana yang mengatur tentang kejahatan computer yang berlaku saat ini masih belum lengkap.

Banyak kasus yng membuktikan bahwa perangkat hukum di bidang TI masih lemah.Seperti contoh,masih belum dilakuinya dokumen elektronika secara tegas sebagai alat bukti oleh KUHP.Hal tersebut dapat dilihat pada UU No.8/1981 Pasal 184 ayat 1 bahwa undang-undang ini secara definitive membatasi alat-alat bukti hanya sebagai keterangan saksi,keterangan ahli ,surat,petunjuk,dan keterangan terdakwasaja. Demikian juga dengan kejahatan pornografi dalam internet,misalnya KUH Pidana pasal 282 mensyaratkan bahwa unsure pornografi dianggap kejahatan jika dilakukan di tempat umum.

Hingga saat ini,di Negara kita ternyata belum ada pasal yang bisa digunakan untuk menjerat penjahat cybercrime. Untuk kasus carding misalnya ,kepolisian baru bisa menjerat pelaku kejahatan computer dengan pasal 363 soal pencurian karna yang dilakukan tersangka memang mencuri data kartu kredit orang lain.

Perlunya Dukungan Lembaga Khusus

Lembaga-lembaga khusus,baik milik pemerintah maupun NGO (Non Government Organization),diperlukan sebagai upaya penanggulangan kejahatan di internet.  Serikat memiliki computer Crime and Intellectual Propery Section (CCIPS) sebagai sebuah devisii khusus dari U.S. Departement of Justice. Institusi ini memberian informasi tentang cybercrime,melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat ,serta melakukan riset-riset khusus dalam penanggulangan cybercrime. Indonesia sendiri sebenarnya sudah memiliki  IDCERT (Indonesia Computer Emergency Rensponse Team ). Unit ini merupakan point of contact bagi orang  untuk  melaporkan masalah-masalah keamanan computer.

Penanggulangan Cyber Crime


Penanggulangan Cybercrime

Aktivitas pokok dari cybercrime adalah penyerangan content, computer system dan communication system milik orang lain atau umum di dalam cyberspace. Fenomena cybercrime memang harus diwaspadai karena kejahatan ini agak berbeda dengan kejahatan lain pada umumnya. Cybercrime dapat dilakukan tanpa mengenal batas territorial dan tidak memerlukan interaksi langsung antara pelaku dengan korban kejahatan. Berikut ini cara penanggulangannya :

a.        Mengamankan Sistem

Tujuan yang nyata dari sebuah sistem keamanan adalah mencegah adanya perusakan bagian dalam sistem karena dimasuki oleh pemakaian yang tidak diinginkan . Pengaman sistem secara terintegrasi sangat di perlukan untuk meminimalisasikan kemungkinan perusakan tersebut . Membangun keamanan sistem harus merupakan langkah-langkah yang terintegrasi pada keseluruhan subsistemnya ,dengan tujuan dapat mempersempit atau bahkan menutup adanya celah-celah unauthorized actions yang merugikan .Pengamanan secara personal dapat dilakukan mulai dari tahap instalasi sistem sampai akhirnya menuju ke tahap pengamanan fisik dan pengamanan data.Pengaman akan adanya penyerangan sistem melalui jaringan juga dapat dilakukan dengan melakukan pengamanan FTP,SMTP,Telnet dan pengamanan Web Server.

b.        Penanggulangan Global

The Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) telah membuat guidelines bagi para pembuat kebijakan yang berhubungan dengan computer-related crime,dimana pada tahun 1986 OECD telah memublikasikan laporannya yang berjudul  Computer-Related Crime : Analysis of Legal Policy.Menurut OECD,beberapa langkah penting yang harus dilakukan setiap Negara dalam penanggulangan cybercrime adalah :

1. melakukan modernisasi hukum pidana nasional beserta hukum acaranya.

2. meningkatkan sistem pengamanan jaringan computer nasional sesuai standar internasional.

3. meningkatkan pemahaman serta keahlian aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan investigasi dan penuntutan perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime.

4. meningkatkan kesadaran warga Negara mengenai masalah cybercrime serta pentingnya mencegah kejahatan tersebut terjadi.

5. meningkatkan kerjasama antarnegara ,baik bilateral ,regional maupun multilateral ,dalam upaya penanganan cybercrime.

Motif - Motif Cyber Crime


1. Berdasarkan Motif Kegiatan

Berdasarkan motif kegiatan yang dilakukannya, cybercrime dapat digolongkan menjadi 2 jenis sebagai berikut :

a. Cybercrime sebagai tindakan murni criminal

kejahatan yang murni merupakan tindak criminal merupakan kejahatan yang dilakukan karena motif kriminalitas. Kejahatan jenis ini biasanya menggunakan internet hanya sebagai sarana kejahatan. Contoh kejahatan semacam ini adalah Carding, yaitu pencurian nomor kartu kredit milik orang lain untuk digunakan dalam transaksi perdagangan di internet. Juga pemanfaatan media internet (webserver, mailing list) untuk menyebarkan material bajakan. Pengirim e-mail anonym yang berisi promosi (spamming) juga dapat dimasukkan dalam contoh kejahatan yang menggunakan internet sebagi sarana. Di beberapa Negara maju, pelaku spamming dapat dituntut dengan tuduhan pelanggaran privasi.

b. Cybercrime sebagai kejahatan ”abu-abu”


pada jenis kejahatan di internet yang termasuk dalam wilayah “abu-abu”, cukup sulit menentukan apakah itu merupakan tindak criminal atau bukan mengingat motif kegiatannya terkadang bukan untuk kejahatan. Salah satu contohnya adalah probing atau portscanning. Ini adalah sebutan untuk semacam tindakan pengintaian terhadap sistem milik orang lain dengan mengumpulkan informasi sebanyak – banyaknya dari sistem yang diintai, termasuk sistem operasi yang digunakan, port-port yang ada, baik yang terbuka maupun tertutup, dan sebagainya.

2.    Berdasarkan Sasaran Kejahatan

Sedangkan berdasarkan sasaran kejahatan, cybercrime dapat dikelompokan menjadi beberapa kategori seperti berikut ini :

a.        Cybercrime yang menyerang individu (Against Person)

Jenis kejahatan ini, sasaran serangannya ditunjukan kepada perorangan atau individu yang memiliki sifat atau criteria tertentu sesuai tujuan penyerangan tersebut. Beberapa contoh kejahatan ini antara lain :

·      Pornografi
Kegiatan yang dilakukan dengan membuat, memasang, mendistribusikan, dan menyebarkan material yang berbau pornografi, cabul, serta mengekspos hal-hal yang tidak pantas.

·      Cyberstalking
Kegiatan yang dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer, misalnya dengan menggunakan e-mail yang dilakukan secara berulang-ulang seperti halnya terror di dunia cyber. Ganguan tersebut bisa saja berbau seksual, religious, dan lain sebagainya.

·      Cyber-Tresspass
Kegiatan yang dilakukan melanggar area privasi orang lain seperti misalnya Web Hacking. Breaking ke PC, Probing, Port Scanning dan lain sebagainya. b.        Cybercrime menyerang hak milik (Againts Property)

Cybercrime yang dilakukan untuk menggangu atau menyerang hak milik orang lain. Beberapa contoh kejahatan jenis misalnya pengaksesan computer secara tidak sah/pencurian informasi, carding, cyber squatting, hijacking, data forgery dan segala kegiatan yang bersifat merugikan hak milik orang lain.

c.         Cybercrime menyerang pemerintah (Agiants Government)

Cybercrime Againts Government dilakukan dangan tujuan khusus penyerangan terhadap pemerintah. Kegiatan tersebut misalnya cyber terrorism sebagai tindakan yang mengancam pemerintah termasuk juga cracking ke situs resmi pemerintah atau situs militer.

Jenis - Jenis Cyber


JENIS CYBER CRIME

Berdasarkan jenis aktifitas yang dilakukannya ,cybercrime dapat di golongkan menjadi beberapa jenis sebagai berikut :

a.      Unauthorized Access
Merupakan kejahatan yang terjadi ketika seseorang memasuki atau menyusup ke dalam suatu sistem jaringan computer secara tidak sah,tanpa izin ,atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan computer yang dimasukinnya.Probing dan port merupakan contoh kejahatan ini.

b.       Illegal Contents
Merupakan kejahatan yang di lakukan dengan memasukan data atau informasi ke internet tentang suatu hal yang tidak benar ,tidak sah,tidak etis ,dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum,contohnya adalah penyebaran pornografi.

c.       Penyebaran virus secara sengaja
Penyebaran vius pada umumnya  dilakukan dengan menggunakan email.Sering kali orang yang sistem emailnya terkena virus tidak menyadari hal ini.Virus ini kemudian dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya.

d.      Data Forgery
Kejahatan jenis ini dilakukan dengan tujuan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang ada di internet .Dokumen-dokumen ini biasanya dimiliki oleh institusi atau lembaga yang memiliki situs berbasis web database.
  
e.      Cyber Espionage,Sabotage ,and Extortion
Cyber Espionage merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain,dengan memasuki sistem jaringan computer pihak sasaran .Sabotage and Extortion merupakan jenis kejahatan yang dilakukan dengan membuat gangguan ,perusakan atau penghancuran terhadap suatu data ,program computer atau sistem jaringan computer yang terhubung dengan internet.

f.        Cyberstalking
Kejahatan jenis ini dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan computer ,misalnya menggunakan e-mail dan dilakukan berulan-ulang. Kejahatan tersebut menyerupai terror yang di tunjukkan  kepada seseorang  dengan memanfaatkan media internet. Hal itu bisa terjadi karena kemudahan dalam membuat email dengan alamat tertuntu tanpa harus menyertakan identitas diri yang sebenarnya.

g.       Carding
Carding merupan kejahatan yang di lakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet.

h.      Hacking dan Cracker
Istilah hacker biasanya mengacu pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari sistem computer secara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Adapun mereka yang sering melakukan aksi-aksi perusakan di internet lazimnya disebut cracker. Boleh dibilang cracker ini sebenernya adalah hacker yang memanfaatkan kemampuannya untuk hal-hal yang negative. Aktivitas cracking di internet memiliki lingkup yang sangat luas, mulai dari pembajakan account milik orang lain, pembajakan situs web, probing, menyebarkan virus, hingga pelumpuhan target sasaran. Tindakan yang terakhir disebut sebagai Dos (Denial Of Service). Dos attack merupakan serangan yang bertujuan melumpuhkan target (hang, crash) sehingga tidak dapat memberikan layanan.

i.        Cyber squatting and Typosquatting
Cyber squatting merupakan kejahatan yang dilakukan dengan mendaftarkan domain nama perusahaan orang lain dan kemudian berusaha menjualnya kepada perusahaan tersebut dengan harga yang lebih mahal. Adapun Typosquatting adalah kejahatan dengan membuat domain plesetan yaitu domain yang mirip dengan nama domain orang lain. Nama tersebut merupakan nama domain saingan perusahaan.

j.        Hijacking
Hijacking merupakan kejahatan melakukan pembajakan hasil karya orang lain. Yang paling sering terjadi adalah software piracy (pembajakan perangkat lunak).

k.       Cyber Terorism
Suatu tindakan cybercrime termasuk terrorism jika mengancam pemerintah atau warganegara, termasuk cracking kesitus pemerintah atau militer.
Beberapa contoh kasus cyber terrorism sebagai berikut:
·         Ramzi Yousef, dalang penyerangan pertama ke gedung WTC, diketahui menyimpan detail serangan dalam file yang di enkripsi di laptopnya.
·            Osama Bin Landen diketahui menggunakan steganography untuk komunikasi jaringannya
·          Suatu website yang dinamai Club Hacker Muslim diketahui menuliskan daftar tip untuk melakukan hacking ke pentagon.
·      Seorang hacker yang menyebut dirinya sebagai Doktor Nuker diketahui telah kurang lebih lima tahun melakukan defacing atau mengubah isi halaman web dengan propaganda anti-Amerika, anti-Israel dan pro-Bin Landen.

Pengertian dan Karakteristik CyberCrime


PENGERTIAN CYBER CRIME

Cybercrime merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang timbul karena pemanfaatan teknologi internet.Beberapa pendapat mengindentikkan cybercrime dengan computer crime.The U.S Department of Justice memberikan pengertian computer crime sebagai  :

“...any illegal act requiring knowledge of computer technology for its perpetration,investigation,or prosecution”.

Pengertian tersebut identik dengan yang diberikan Organization of European Community Development,yang mendefinisikan computer crime sebagai :

“any illegal, unethical or unauthorized behavior relating to the automatic processing and /or the transmission of data”.

Adapun Andi Hamzah (1989) dalam tulisannya “Aspek-aspek pidana di Bidang Komputer “, mengartikan kejahatan computer sebagai :

“Kejahatan di bidang computer secara ringkas dapat dikatakan bahwa cybercrime dapat didenfinisikan sebagai perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan teknologi computer dan telekomunikasi".

KARAKTERISTIK CYBER CRIME

Selama ini dalam kejahatan konvensional,dikenal adanya dua jenis kejahatan sebagai berikut :
  a. Kejahatan Kerah Biru (Blue Collar Crime)
 Kejahatan ini merupakan jenis kejahatan atau tindak criminal yang di lakukan secara konvensional                            seperti misalnya perampokkan,pencurian,pembunuhan dan lain-lain.
    b. Kejahatan Kerah Putih (White Collar Crime)
 Kejahatan jenis ini terbagi dalam empat kelompok kejahatan ,yakni kejahatan korporasi kejahatan  birokrat,malpraktek,dan kejahatan individu.

Cybercrime sendiri sebagai  kejahatan yang muncul sebagai akibat adanya komunitas dunia maya di internet,memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan kedua model di atas Karakteristik unik dari kejahatan di dunia maya tersebut antara lain menyangkut lima hal berikut :

1. Ruang lingkup kejahatan
2. Sifat kejahatan
3. Pelaku Kejahatan
4. Modus Kejahatan
5. Jenis Kerugian yang ditimbulkan

Latar Belakang dan Metode Penulisan

Monday, December 3, 2012


                                                        STMIK NUSA MANDIRI

                                                        TEKNIK INFORMATIKA


                                          IBNU ARIEF                                 12110069

                                          GALVANO AKBAR . ZM            12110156

                                          MUHAMMAD RUSLI                 12110169

                                          PITAGOR ROBIN WILLIS         12110190


                                                                            
                                                                        LATAR BELAKANG

Pemanfaatan Teknologi Informasi, media, dan komunikasi telah mengubah baik perilaku masyarakat maupun peradaban manusia secara global. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah pula menyebabkan hubungan dunia menjadi tanpa batas (borderless) dan menyebabkan perubahan sosial, ekonomi, dan budaya secara signifikan berlangsung demikian cepat. Teknologi Informasi saat ini menjadi pedang bermata dua karena selain memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan, dan peradaban manusia, sekaligus menjadi sarana efektif perbuatan melawan hukum.

      METODE PENULISAN

Blog ini adalah salah satu tugas Mata Kuliah Etika Profesi Teknologi Informasi & Komunikasi. Penyusunan Blog ini (khususnya artikel yang berkaitan dengan cybercrime dan cyberlaw) adalah hasil dari apa yang telah kami pelajari dari kampus ataupun dari bantuan media internet maupun buku-buku yang telah kami pelajari sebelumnya. Kami berharap semoga dengan adanya blog ini dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat khususnya berkaitan dengan cybercrime dan cyberlaw.

TUGAS DELPHI 7

Saturday, June 23, 2012

Nama   :   GALVANO AKBAR . ZM
NIM    :    12110156
Kelas   :    12.2A.01

STMIK NUSA MANDIRI JAKARTA

TUGAS DELPHI 7 : PROGRAM KOPERASI

FORM 1 : PENDAFTARAN ANGGOTA
FORM 2 : PEMINJAMAN DANA
FORM 3 : PENGEMBALIAN DANA

Silah download program tersebut di sini

TUGAS ALGORITMA

Sunday, October 16, 2011

GALVANO AKBAR . ZM
12110156


//CREATED BY GALVANO AKBAR . ZM//

#include < stdio.h >
#include < conio.h >

void main()

{
char nm_siswa[30];
int pt1, pt2, pt3, rt2;

clrscr();
printf("\t\tPROGRAM HITUNG NILAI RATA-RATA\n\n");
printf("Nama Siswa\t\t : ");
scanf("%s", nm_siswa);
printf("Nilai Pertandingan I\t : ");
scanf("%d", &pt1);
printf("Nilai Pertandingan II\t : ");
scanf("%d", &pt2);
printf("Nilai Pertandingan III\t : ");
scanf("%d", &pt3);

fflush(stdin);

clrscr();

rt2=(pt1+pt2+pt3)/3;

printf("Siswa yang bernama : %s \n", nm_siswa);
printf("Mendapatkan nilai rata-rata : %d \n", rt2);

if(rt2>=85){printf("Mendapatkan Hadiah Komputer P4\n");}
else if(rt2>=70){printf("Mendapatkan Hadiah 500000\n");}
else if(rt2<70){printf("Mendapatkan Hadiah Hiburan");}

getch();
}
//CREATED BY GALVANO AKBAR . ZM//

Fallout 3 - PC - Xbox 360 - PS3

Saturday, August 29, 2009


If you have played the previous series, playing this, you’ll probably end up with a question like this: “is this what I expected?” well actually no, the game has almost the same story with the previous ones, and fallout 3 has some minor problems, but lets take them all one by one.

Starting the game, you’ll feel it real, playing as a child, as a teen and as an adult, in encounters every time you succeed a vats finishing shot your enemies’ heads pop-off or you dismember them and so on, while attempting a skill(like hack) you actually attempt the skill in a “mini-game” you actually do something and take the risk on your own, and if you fail you can’t try again (except if you have a certain perk), the graphic are cool. Your mission is to find your father, who is a runaway citizen from vault 101 which human created to keep them safe from radiation, no one would enter or leave vault 101. Following your dad you end up in a huge wasteland, wondering around and ask information about your dads’ position. You’ll enter in many towns, you chose to help people (good karma) or harm people (bad karma), but the problem is: IT DOESN’T MATTER IF IT’S A GOOD KARMA OR BAD! You can actually change your karma in an instance just by doing some minor repeatable quests, so the whole karma system is ****.

Out in the wastelands you’ll encounter random enemies. So you have this first person view or third person view, you aim and shoot, and there is the V.A.T.S. system. A system that by pressing one button you stop the time, and you have the ability to choose certain parts of your enemy (like torso, head, arms), select how many times you want to hit, and then the computer takes the control of your player and it takes the shots for you. The slow motion graphics and the zoom and the nice point of view actions is something fascinating, but imagine in a fps game the special combat action is to freeze the time and to leave the computer do everything, and yes computer has a better change of hitting the target, and I think it will increase the possibility of a critical strike. And the item system, while encountering enemies you can press another button, and the time stops AGAIN, you can heal yourself, buff up yourself, change weapon, and there you go! a new look.

Ok the items, the majority of the items are useless pieces of junk but most of them are very expensive from ashtrays to conductors. When you kill an enemy, you can take everything from them and then you can violate their bodies, but anyway, you have a weigh capacity, and after killing 5 raiders, you are full and you walk really slow and you can’t fast traveler to a city, so you have to throw something, go back to the city, store the items, come back and take the others, this is NOT fun. Then you probably say “why hell you take those items” well if you won’t take them you’ll have no money to repair, buy ammo, etc. From the other hand the game allow you to kill anyone, you can actually massacre the whole city and take EVERYTHING but you will lose karma (something you don’t care) and you lose quest (= a huge amount of exp).

Skills and perks, skills are essential, and as a good role-playing game you’ll have to choose 3-4 main skills to advance. You can choose to use small guns and hack computers, picklock and science and the list goes on, but you can’t have them all balanced, actually the game always has 2-3 options, like if you can’t picklock the strongbox, you can hack the computer and unlock it from there, and if you have balanced skills then you will end up doing nothing. You can choose one perk per level, perks is like feat in D&D something bonus, basically more skill points. Perks can lead to a good combination of perks and skills mixed up, there is a good amount of perks for every type of a character you wanna be.

Npc and every day life, THEY ARE TERRIBLE, you can actually go to everyone’s house and steal anything you want in front of their own eyes, and they will do nothing to stop you, and then you talk to them and they are like “hey my friend, did you find your dad yet?” not to mention the pickpocket thing, the assassination, you can almost kill one by one each citizen in a town and citizens DON’T CARE about it. And your enemies are like 3 types? There are super mutants, orcs in rpg language, raiders, bandits in rpg language and some annoying radiation **** “animals”.

My personal opinion is that after playing a while, its kind of feels like a routine, encountering the same enemies, talking to the same voices, visiting the same wasteland fields. And the worse is that the game has NO bosses, there are some mini bosses whom you’ll enjoy, but there are no main bosses, and I was waiting for a great boss and I saved all my nukes, just to find NOTHING. Fallout 3 has some absolutely pointless and stupid skills, imagine a wasteland full of creature with radiation, and there is Jackie Chan trying to save the world?! With what kind of logic would a man fist fight some gigantic mutants, or gargantuan ants FULL OF RADIATION, and not only the idea, but each mutant has a MINIGUN with him. Or there is melee weapon skill, almost the same thing, but there are no good melee weapons in fallout 3, there are some kind of swords, but then you’ll come up with a common weapon called the ripper, which is more effective than any other sword. And the ripper (a one-handed chainsaw sword) strikes so fast, that the melee skill is USELESS. The game tried to put music, which sucks btw, and the music never change, you’ll go into combat, you will go fatal life but the music remains the same, something in modern gaming is bad. To sum up, if you enjoyed playing the old fallout games, you will enjoy this one, if you like oblivion (people says that fallout 3 is oblivion with guns) you will probably enjoy it too. This game could be better, vats system really takes you out of the fps gaming. I enjoyed fallout by killing EVERYONE.



Effects


Your items, your status and your data

Assault Cube

Intro
So your probably thinking this is some 1.5GB generic FPS that is F2P. You are right on one thing, it is F2P. However, it isn't like most free FPS that seem to be spamming the entirity of the internet. This is a great FPS to sink your teeth into, and there is no huge learning curve to it. It isn't as hard as counter-strike, but it isn't as easy as the COD4 campaign. All it takes is some patience. You might not be amazing straight away, but then again, who is? This game is not a huge download, it is about 48MB to download, and 2MB for an update. Convenience at its best? You won't find another game under 48MB as good as this - I bet you won't even find a game under 48MB except Tibia.

Gameplay
You are a soldier, who has a gun, and you shoot people. You die, and you respawn - that is the general happenings of an FPS. In this, however, shooting people is fun. It is fun because the maps are laid out well. You have the choice of four guns, which take a while to get used to. It is certainly annoying when your team kills you, when your on a good kill streak. TEAM KILLING IS ALLOWED! AH! I don't know how many times I have screamed because somebody ON MY TEAM has shot me with a sniper. Or I have respawned along with another team mate, and he weakens me with an Assault Rifle - major aggro between us. You play in a large variety of maps. The game starts to get boring soon, because there are four weapons, and there is only so many times you can kill a person a certain way and go, "Woah". The game also starts to get annoying when there are dual pistols, and body armour scattered around the map - why not put them as selectable weapons for you to choose? Rather than going around the map with your pistol, and somebody has found dual pistols around the map, which they will obviously kill you with! Annoying.
Presentation
The graphics aren’t the best in this game and probably the reason that the game is not well known. The character models act unrealistic and the graphics are poor but to be honest it doesn’t matter. If I wanted nice graphics I would buy COD 4 and drool over them like some fat guy from an animated series. Maybe im being harsh, you have got to remember it is a free game and it’s not what most gamers are use to. The graphics are good and are just enough for you to get by with and even more on some occasions and you have got some nice light features and sometimes if you squint it is realistic. To the sound, the sound on this game is not really worth mentioning but it is just like the graphics poor, most of the time there so bad its funny for example the death noises. One thing that I do like is if you press v (default controls) and 1 you have a wide selection of team commands narrated by the retarded cousin of the Scout out of Team Fortress 2 . It can get annoying when someone spam’s it but that doesn’t happen that much, also it can be hilarious when it says sorry. Overall I like the graphics and it’s always nice and neat and there’s no texture popping but on the other hand you can see the sky is just slapped on there and you just want better.

Guns
There are four guns in this gun, as I have mentioned a lot of times. A shotgun, an assault rifle which is amazing, a submachine gun, which is completely USELESS, and a sniper, which is the thing that gets you a lot of kills. It is a killing machine. It is possible to kill three people with one sniper bullet - I pulled it off once. It was a proper jaw dropping moment. The only problem is that it is really easy to get kills. One sniper bullet to any part of the body, or just a few taps of the assault rifle. The game needs more guns. There are just a mass of people who use the sniper and just run around with it, and don't think tactically. They usually run into a firefight with a guy with an assault rifle, and just keep jumping around tapping the left mouse button. Classic sniping is much more fun, especially hitting them in the head... good times - good times.


Maps/modes
Maps and modes is what this game really succeeds in, you have some great maps which are perfectly balanced and the modes are solid and has one shot one kill that really tests your sniping abilities. There are some odd maps but most really shine in this engine. There is some odd item placement and sometimes you’re not sure if you’re safe or not which can be a bit off a pain. Firstly the modes, the modes are all pretty average and there are only 3 main ones that people play. Team deathmatch, CTF and my personal favourite one shot, one kill. One shot, one kill puts you into a team deathmatch or a regular deathmatch with a sniper and a knife. The thing is you only have 1/100 health and if you get hit your dead, one shot. It can be quite annoying and linear but if the host chooses a good map its buckets of fun. Talking of maps, maps are very good in this game and the original ones are fun and with the editor have lost of possibilities. Some people have made some really weird maps and some are just plain cool. These two elements make this game great and really fun to play.

Verdict
So as we come to the end of this review as we hear the music play just like how an Assault Cube game ends. No but seriously Assault Cube is a game you should download and if you don’t like it just delete from your computer, simple. It’s a good game and you should download it and don’t worry about the graphics or the lack of guns. It’s a solid game, see you on the cube!

DotA AllStars v6.56 AI Plus Rev. 1

Wednesday, November 5, 2008

Dota 6.56 AI official from BMP is ready for download ,if you want play with Lastest dota AI, it is DotA 6.56 AI 1.52 rev 1 just click the link to download the DotA 6.56 AI 1.52 rev 1

DotA Allstars 6.56 AI+ 1.52 Revision 01
---------------------------------------

* Improved various different areas of the terrain
* Fixed a very old exploit that was recently discovered with Roshan
* Fixed a rare bug that could cause revives to malfunction
* Some performance improvements
* Tweaked Sentinel and Scourge tower bounty sharing mechanism slightly

* Improved Magic Stick a little
* Slightly reduced gold cost on Dust of Appearance
* Decreased Assassinate cooldown from 30/20/10 to 20/15/10 seconds
* Slightly Improved Death Prophet's base movement speed
* Improved Lucifer's cast animation point
* Lowered Admiral Proudmoore's starting Strength
* Slightly reduced slow duration and increased manacost on Torrent
* Tweaked the scaling of Tidebringer's AOE
* Nerfed Untouchable a bit

* RD selection area now becomes unexplored after the pick phase is over
* Terrain and Minimap elements are now visible at the start by default
* Fixed using courier's Drop Item ability to drop Runed Bottle and items in cooldown
* Moved the Tavern locations


This is a port of RGB's AI+ v1.52 (originally written for DotA Allstars 6.48b).

It behaves the same as the original AI, and has only been updated to account for balance changes, new item recipes, and most new features. As such, some new content does not work fully with the AI yet.

THERE IS NO AI FOR LIFESTEALER, INVOKER, CLOCKWERK GOBLIN, ADMIRAL PROUDMOORE OR WINDRUNNER. THEY WILL GET ITEMS BUT WILL NEITHER USE NOR LEARN THEIR SKILLS.

Known bugs with AI:
-AI don't properly react to -nb, -nm and -nt modes
-Some exploits that should have been fixed are still in the game...just don't use them. If you really want to cheat against AI, just use -test

Some commands have yet to be implemented properly:
-ah
-afk
-kickafk
-rd (the new one in 6.53, -rd is in the game but done the same way pre-6.53)
-cm

Additionally, I have added two Fun Taverns in the lower right corner. Currently includes fifteen legacy heroes (possibly more in the future): Old Invoker (6.12b), Old Lifestealer (6.48b), Old Silencer (6.12b), Gambler (6.06), Old Morphling (5.84b), Old Stealth Assassin (5.84b), Old Pudge (5.51), Old Chen (5.64), Old Medusa (5.84b), Void Demon (3.0d), Rider (5.72), God of Wind (6.01), Flame Lord (5.51), Avatar of Vengeance (6.32b), and Astral Trekker (3.0d).

To access the fun taverns, type -fun within the first 15 seconds of the game. Note that Fun Tavern heroes do not have AI scripts and will not buy items or use/learn skills.

Changelog:

Rev. 01
=======
-First update to 6.56
-AI Keeper of the Light properly learns and uses reworked abilities (but not new Spirit Form abilities)
-AI Enchantress properly learns and uses reworked abilities
-Updated item costs for AI purchasing routine
-Modified -pe routine to account for new Circle of Power locations
-Death Match and Mirror Match now work properly
-Fixed Purge (Old Medusa/Old Chen) to properly remove God's Strength and Insatiable Hunger
-Rewrote Tidebringer to prevent crashes with AI

*Unofficial fixes
-Added a fix for Meepo respawning with Aegis
-Added Windrunner to Intel hero array (addresses a bug with -sd, -ai, -as, -aa, and Inner Vitality)
-Cleaned up the way the bufftip levels for Blur
-Fixed Torrent debuff icon
-Fixed some typos (Eye of Skadi Ranged, Recall, Burst, Courier Shield, Captain CoCo's Rum)

6.56 Port of AI+ and -fun content by BuffMePlz.


DotA 6.56 AI+ 1.52 - DotA Allstars v6.56 AI Plus 1.52 Revison 1
Dota-Allstars 6.56 AIPlus v1.52 Revision 1 via MediaFire
Dota-Allstars 6.56 AIPlus v1.52 Revision 1 via MegaUpload
Dota-Allstars 6.56 AIPlus v1.52 Revision 1 via Rapidshare

Symantec Norton Antibot The Latest In Norton Computer Protection Software

Monday, October 27, 2008

It seems like every other month a new “program” comes along to make our lives that much easier. For example, first we could bookmark favorites, and then RSS feed them, and then came widgets and now “bots” which are robots that do a lot of our computer work for us in the background. Examples of friendly bots are weather bots, game playing bots, instant messaging and my favorites are those on AOL Instant Messenger which do all kinds of functions for me like shop, find movie times and even give updates on the Wall Street Journal.


Unfortunately not all bots were created “equal.” Some are friendly and some are not. The ones that are not friendly can be a form of malware that allows control of your computer to be released, providing hackers with the opportunity to access your information and spread harmful bots to others. This type of computer virus can then be used to spread spam and commit various types of identity theft and other online fraud.

So with new threats to our computers and information, new methods of protection are required. One of the oldest and most well known software protection designers has recently released a new protection program, Symantec Norton AntiBot. This is a software product designed to prevent the hijacking of one’s personal computer by bots and uses the bots on design programs against them, to located and destroy them.

Many people already employ some form of protection on their personal computer, such as increasing the protection level from internet information to “high.” But these cannot detect some of the most recent bot programs and may not be the most efficient means of information protection, especially with the Internet being used more and more frequently for online shopping, ticket purchases, travel and other “high risk” activities.

A more effective method of detecting and eliminating threats caused by bots is to install software designed specifically to detect, destroy and prevent bots from having access to your computer. With Symantec Norton AntiBot software, protection against bots is enhanced several times and the threat of bot attack is greatly diminished. It’s program protects against bots by blocking bots from entering your computer through downloads and e-mail attachments (two of the common ways bots enter a personal computer), checking for any unusual behavior on your personal computer and eliminating it, and detecting malicious bot software at all levels; keeping your personal, financial and credit card information safe and stopping identify theft before it can occur.

Because bots operate in the background and are not detectable by antivirus or antispyware programs, many computer users are completely unaware that their personal computer has become infected. Many problems caused by bots go undetected until it is too late. Warning signs that your computer may have been accessed include: slowness of computer speed and unusual or irrelevant error messages. However, many times com these symptoms are sporadic and computer users will take little notice. Many people will continue to use their personal computer, unaware that bots have hijacked their personal computer and are slowly at work; looking for credit card numbers, passwords, and logon information which can be used for identity theft and in committing other types of online crime. This program scans your personal computer on a continuous basis, closing the gaps that could allow bots to infect your personal computer and better ensuring that bots do not invade and gain control.

The use of Symantec Norton AntiBot to determine what a harmful or useful bot and allows you to continue using those bots you love and have come to depend on for information and services. It can be used in addition to several other antivirus and antispyware programs. Its compatibility is not limited to only Norton products.

The cost of this software is $29.95 for one year of service. It was awarded PC Magazine’s Editor’s Choice Award (2007) and underwent rigorous testing which included using AntiBot on computers with existing threats as well as allowing threats to try to access the computer after installation.

With the growing threat of identity theft and credit card fraud Symantec Norton AntiBot offers an additional level of protection needed to combat the threat of bots and prevent them from turning one’s personal computer into a robotic that turns into an instrument of destruction to both your personal and financial well-being.